Tanaman Obat di Sekitar Kita

4 11 2009

Tanaman obat untuk penyakit tertentu bertebaran di banyak tempat. Masalahnya, sukar mengenali sosok sang tanaman tanpa dibekali pengetahuan khusus. Padahal boleh jadi dia sering Anda temui setiap hari. Tanaman obat di bawah ini pun barangkali tumbuh liar di kebun atau pekarangn rumah Anda.

Legundi

OBAT TRADISIONAL

Vitex trifolia ini tersebar di seluruh Indonesia. Nama daerahnya beragam. Misalnya langgundi (Minang), Gandasari (Palembang), lagondi (Sunda), legundi (jawa), sangari (Bima), laura (Makasar), dan lawarani (Bugis).

 

Ia merupakan perdu bercabang banyak, tinggi 2-5 m. menyebarkan aroma seperti rempah. Bunga berwarna putih keunguan, buah cokelat. Biji kecil, cokelat. Rasanya pahit, panas, dan menyengat. Tumbuh liar di tanah berpasir, gersang, atau di timbunan sampah hingga ketinggian 1000 m dpl.

 

Legundi mengandung alkaloid berupa viticine, vitexicarpin, flavonoida casticin, saponin, aucubin, agnosida, erostosida, vanillic acid, dan minyak atsiri sineol. Menurut pengobat tradisional, flavonoid dalam daun legundi muda berkhasiat untuk mengatasi radang paru-paru. Karena itu ia dipakai dalam ramuan obat carcinoma bronchogenika.

Secara umum daunnya berkhasiat sebagai tonik, ekspektoran, antipiretik, obat cacing, demam nifas, tifus, obat haid, peluruh air seni, dan peluruh air keringat. Akarnya berkhasiat sebagai antipiretik dan obat lever. Buahnya dipakai sebagai obat batuk, asma, pelancar haid, meningkatkan produksi ASI, dan meningkatkan kesuburan wanita.

Mengkudu

OBAT TRADISIONAL

Morinda citrifolia tumbuh liar di pesisr pantai di seluruh wilayah Indonesia. Ada juga yang sengaja ditanam sebagai peneduh karena sosok tanaman bercabang banyak dan bertajuk lebar. Di Indonesia tanaman berjuluk Queen of Morinda ini juga dikenal dengan nama pace (Jawa), mengkudu (Melayu), cangkudu (Sunda), dan bangkudu (Batak).

 

Ia berupa perdu setinggi 3-8 m dan berbatang bengkok. Daun berbentuk bulat telur sampai lanset dengan lebar 8-15 cm dan panjang 10-20 cm. bunga putih, kecil, dan menggerombol pada satu dasar bersama yang membengkak benjol-benjol sampai disebut bonggol. Saat bunga rontok, bekas tempatnya tampak seperti kutil pada kulit bonggol itu. Bonggol bunga itu membengkak kemudian mengukuhkan diri menjadi “buah” mengkudu.

 

Mengkudu mengandung terpenoid, anthraquinones, asam askorbat, scorpoletin, serotonin, damnacanthal, dan proxeronine. Selain untuk memperkuat tenggorokan, perasan buah mengkudu juga membantu menyembuhkan peradangan amandel. Kombinasi dengan jeruk, kunyit, dan madu merupakan obat radang amandel yang ampuh. Berbagai penelitian membuktikan, mengkudu mampu menyembuhkan beragam penyakit karena kandungan kimianya. Misalnya menigkatkan daya tahan tubuh, menormalkan tekanan darah, antikanker dan antitumor, analgetik, antiradang, antialergi, antibakteri, mengatur siklus suasana hati, dan mengatasi siklus energi tubuh.

Daun Sendok

OBAT TRADISIONAL

Merupakan herba tahunan, setinggi 60-80 cm. batang pendek, bulat, berwarna cokelat. Daun berbentk bulat telur sampai lanset, panjang 3-22 cm dan lebar 1-20 cm dengan permukaan licin. Buah hijau, bentuk kotak berisi 2-4 biji cokelat hingga hitam. Tanaman bernama latin Plantago major ini dikenal juga sebagai ki urat di Sumatera, daun otot (Jawa Tengah), atau torongoat (Minahasa, Sulut). Ia tumbuh liar di lahan-lahan ternaungi di areal perkebunan, maupun di lapangan rumput pada ketinggian 300-3000 m dpl. Ia menyukai tanah yang tidak terlalu kering.

 

Tanaman yang mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol ini banyak digunakan sebagai peluruh kencing, penurun panas, dan penambah nafsu makan. Bisa juga untuk mengatasi batu empedu. Batu empedu diharapkan bisa keluar bersama urine. Manfaat lain, untuk mengurangi cholic (kejang) penderita. Selain peluruh kencing, daun sendokan juga banyak dipakai sebagai obat batuk, obat cacing, dan sebagai obat luar untuk mengobati luka atau penyakit kulit.


Aksi

Information

3 responses

15 01 2015
Cahaya Herbal

Tanaman legundi itu banyak di sekitar rumah saya, tapi kurang tau kalau bisa sebagai tanaman obat. dan ternyata lumayan banyak khasiatnya.
Terima Kasih Infonya pak🙂

17 03 2010
ardi

klo bisa ditambah lagi. kan lumayan bgi orng2 menngah kebawah yang sulit untuk mendapatkn obat karana harga yg tk terjangkau !!!!

4 04 2011
arief

benar ituuu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: