2 Milyar Orang Membutuhkan Sanitasi yang Baik

28 09 2009

Untuk memenuhi target Millenium Development Goals (MDG), diestimasikan lebih dari 2 miliar orang membutuhkan sanitasi yang baik hingga tahun 2015. Laporan terbaru WHO dan UNICEF seperti yang dilansir oleh situs resmi WHO, menyebutkan perbaikan sanitasi lingkungan dan penyediaan air bersih dapat mengurangi 5000 kematian tiap hari akibat diare dan keadaan ekonomi yang buruk sebagai dampak dari penurunan produktivitas keluarga karena serangan penyakit infeksi akibat buruknya sanitasi. Kebutuhan sanitasi dasar harus mampu memenuhi lebih dari 138 juta orang per tahun hingga 2015. Untuk mengurangi jumlah orang yang hidup tanpa sanitasi dan air bersih hingga separuhnya, menurut situs resmi organisasi kesehatan dunia tersebut dalam rangka mencapai target MDG ini, dibutuhkan US$ 11,3 juta per tahun. Dana ini tergolong tidak terlalu besar, jika dibandingkan dengan manfaat yang akan diperoleh yaiut untuk mengurangi jumlah orang sakit dan kematian serta merangsang perbaikan ekonomi. Selain itu juga dibutuhkan suntikan dana tambahan US$ 84 miliar tiap tahun. Menurut laporan terbaru WHO, dana tersebut berguna untuk pengurangan kematian, biaya pelayanan kesehatan yang lebih baik, dan peningkatan produktivitas.

Konsep ini, menurut laporan tersebut, diistilahkan dengan “water for life”. Laporan tersebut mengatakan bahwa tiap dollar yang diinvestasikan untuk meningkatkan penyediaan air bersih dan kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) akan mendatangkan keuntungan kepada masyarakat itu sendiri. Keuntungan yang diperoleh diperkirakan sekitar US$ 34 untuk setiap US$ 3 yang diinvestasikan. Namun perhitungan tersebut tergantung jenis investasi tiap negara. Pengurangan jumlah orang sakit berarti berkurang pula beban biaya kesehatan dan akan ada lebih banyak waktu yang dapat digunakan di tempat kerja dan sekolah. Wanita dan anak-anak dapat memproleh keadaan yang lebih baik dengan ketersediaan air bersih dan sanitasi yang baik.

Investasi dalam penyediaan kebutuhan air bersih dan sanitasi juga merupakan factor pentih dalammenigkatkan kehidupan masyarakat urban, memacu perkembangan kehidupan masyarakat pedesaan, dan mengurangi biaya yang harus dikeluarkan di masa yang akan datang akibat polusi, rendahnya kualitas air, dan manajemen yang buruk. “konsep investasi untuk pemenuhan air bersih dan sanitasi tersebut dapat dijadikan sebagai panduan untuk mewujudkan kesejahteraan dan masa depan yang lebih baik,” ujar Asisten Direktur General untuk Ketahanan Pembangunan dan Kesehatan Lingkungan WHO, Dr. Kerstin Leitner, seperti yang dilansir situs resmi organisasi kesehatan dunia tersebut.”kita haurs menjamin agar pemenuhan kebutuhan air mnum dan sanitasi menjadi bagian penting dalam rencana pembangunan” ujar Dr. Leitner. Air bersih dan fasilitas sanitasi yang memadai factor yang dapat mendukung kekuatan pembangunan masyarakat kota, baik secara social, ekonomi, maupun lingkungan.

Laporan WHO merekomendasikan 5 langkah yang dapat dilakukan untuk mencapai target pemenuhan air bersih dan sanitasi dalam MDG, hingga 10 tahun ke depan. Kelima langkah yang disebut dengan “The International Decade for Action on Water for Life” itu terdiri atas:

  1. Memenuhi kebutuhan sanitasi
  2. Meningkatkan secara signifikan akses terhadap air minum yang aman.
  3. Mengajarkan hygiene yang baik di lingkungan rumah tangga dan sekolah.
  4. Mengkampanyekan perawatan dan penyimpanan air.
  5. Pemberian jaminan kesehatan dengan memberikan system penyediaan air bersih dan sanitasi lingkungan sehat.

Direktur Eksekutif UNICEF Ann M. Veneman mengatakan, bahwa kegagalan mewujudkan langkah-langkah tersebut sama dengan mempertaruhkan kehidupan masa depan anak-anak, karena investasi dalam ketersidiaan air bersih dan sanitasi yang baik bagi rumah tangga dan keluarga adalah factor penentu dalam mengurangi kematian anak


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: