HUBUNGAN ANTARA GLOBAL WARMING-KEHANCURAN DUNIA

21 07 2009

Terjadinya pemanasan global yang diiringi dengan beragam fenomena alam ini sebenarnya telah banyak diberitakan dalam qur’an maupun hadits. Global Warming yang baru ramai dibicarakan oleh manusia di akhir abad 20 dan semakin panas isunya di abad 21 saat manusia semakin merasakan dampaknya pada diri dan lingkungan mereka tinggal, sebenarnya hal itu telah banyak disebutkan dalam 2 sumber pokok ajaran kita (umat islam). Dampak dari global warming telah disebutkan dalam al-qura’an maupun al-hadis sebagai tanda kehancuran dunia.

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa salah satu tanda kehancuran dunia adalah hujan asam. Rasulullah SAW. bersabda ;

“Tidak akan tiba hari kiamat hingga manusia dihujani dengan hujan secara merata, tetapi bumi tidak menumbuhkan sesuatu.”

“Paceklik bukanlah berarti kalian tidak mendapat hujan, tetapi paceklik adalah, kalian mendapat hujan, tetapi tanah tidak bisa menumbuhkan apa-apa.”

Berbagai penelitian, hujan secara alami mempunyai derajat keasaman pH sekitar 5.6. Apabila hujan dengan pH kurang dari 5.6, maka akan berdampak negative dan menyebabkan berbagai kerusakan.

Jika kita telaah lebih jauh, ternyata penomena ini berhubungan dengan global warming. Sejak ditemukannya mesin uap yang merupakan tonggak awal Revolusi Industri telah menjadi babak baru bagi beragam penemuan-penemuan penting lainnya. Dengan ditemukannya berbagai penemuan tersebut maka dibutuhkan banyak sumber energi fosil. Seiring hal itu, meningkat pula jumlah emisi gas buang yang merupakan sumber dari global warming.dan hujan asam. Peningkatan jumlah emisi gas buang berbanding lurus dengan peningkatan global warming dan hujan asam.

Gas-gas polutan penyebab global warming, seperti carbon dioksida, akan menghasilkan senyawa asam ketika bereaksi dengan uap air yang ada di udara. Apabila asam tersebut terkondensasi di udara dan kemudian jatuh bersama-sama air hujan, maka terjadilah hujan asam.

Tanda-tanda akhir jaman yang berhubungan dengan global warming adalah hujan meteor. Para ahli memperkirakan ada banyak benda langit yang kemungkinan menabrak orbit bumi. Dalam al-qur’an telah dijelaskan;

“jika mereka melihat sebagian dari langit gugur, mereka akan mengatakan ‘itu adalah awan yang bertindih-tindih.” (QS. Ath-Thuur : 44).

Pada ayat tersebut mengisyaratkan adanya sebuah kejadian berupa jatuhnya benda-benda langit dalam bentuk potongan-potongan. Jatuhnya potongan-potongan benda langit tersebut menimbulkan awan yang bertumpuk-tumpuk. Para peneliti memperkirakan energi dari hantaman asteroid akan menguapkan asteroid dan sejumlah besar lapisan kulit bumi, melemparkan semua bebatuan ke udara. Debu-debu itu berterebangan keseluruh atmosfer bumi membentuk lapisan awan yang tebal, sebagaimana firman allah”…itu adalah awan yang bertindih-tindih”. Kondisi ini akan membuat atmosfer menjadi sangat panas bagaikan berada di dalam oven. Selain itu akan terjadi banyak kebakaran dan 2 kutub yang ada dibumi akan meleleh. Mungkin ini adalah puncak dari efek global warming nanti di masa yang akan datang (detik-detik akhir jaman).

WALLAHU A’LAM BISH SHAWAB.


Aksi

Information

2 responses

2 05 2015
75 Persen Es Kutub Selatan Sudah Hilang Gan! | Airyz

[…] mengatakan es di bagian barat Antartika akan mencair sebelum lapisan es yang lebih besar di bagian timur Kutub Selatan karena es itu berada di bawah permukaan air laut dan […]

27 12 2012
lucitalestari

ituu kan karna ulah manusia jugaa yang menyebabkan global warming. cobaa saja manusia bisa sedikit menghargai apa yang ada di sekitarnya misalnya pepohonan. pasti gak akan terjadi seperti ini. faktor manusia lah yang menyebabkan ini semua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: